Aplikasi Komputer dan Dasar – Dasar Jaringan Komputer

  1. Aplikasi Komputer.
            Penggunaan komputer dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang diantaranya adalah :

    1. Bidang tehnik dan ilmu pengetahuan, yaitu digunakan untuk penelitian baik hardware atau software, digunakan juga untuk perancangan arsitektur dan manajemen, digunakan juga untuk simulasi reactor nuklir.
    2. Bidang industri, yaitu untuk proses kontrol secara otomatis/manual, digunakan untuk proses produksi , digunakan untuk pengolahan data hasil industri.
    3. Bidang pendidikan, digunakan untuk pratikum dan penelitian.
    4. Bidang SIM (Sistem Informasi Manajemen), biasanya digunakan untuk akuntansi, personalia, pemasaran, pembelian dan lain – lain.
    5. Bidang kedokteran, yaitu untuk mendiagnosa penyakit dan organ tubuh bagian dalam (misalkan ginjal, gondok, kanker, dll). Selain itu juga untuk mengukur denyut jantung dan mengukur tekanan darah.
    6. Bidang penerbangan, untuk mengatur jadwal penerbangan, pemesanan tiket jarak jauh dan untuk mengontrol mesin – mesin pesawat terbang.
    7. Bidang bisnis, pemasaran, perencanaan.
    8. Bidang permainan, untuk game.
  2. Dasar – dasar jaringan computer.
            Jaringan computer adalah sekolompok kompouter otonom yang dihubungkan satu dengan yang lainnya dengan menggunakan protocol komunikasi melalui media transmisi sehingga dapat saling berbagi data informasi, program – program, penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, hard disk,dsb. Prinsip dasar dalam system jaringan ini adalha proses pengiriman data atau informasi dari pengirim ke penerima melalaui suatu media komunikasi tertentu. Prinsisp dasar jaringan computer ini dapat digambarkan sebagai berikut :

    Media transmisi dapat berupa :

    1. Kabel :
      • Kabel biasa.
      • Twisted paire.
      • Fiber optic.
    2. Frequensi :
      • Radio.
      • Microwave
      • Satelit.

            Tujuan dibangunnya suatu jaringan computer adalah untuk membawa data – inmformasi dari sisi pengirim menuju penerima secara tepat dan tepat tanpa adanya kesalahan melalui media transmisi atau media komunikasi tertentu. Meskipun tujuannya sederhana tetapi bukan berarti tidak ada masalah. Dalam hal ini, terdapat beberapa hal yang masih dirasa sebagai kendala, yaitu :

    1. Masih mahalnya fasilitas komunikasi yang tersedia dan abgaimana cara memanfaatkan jaringan komunikasi.
    2. Jalur transmisi yang digunakan tidak benar – benar bebas dari masalah gangguan transmisi/noise.
    3. Adanya keterbatasan baik jumlah/kualitas sumber daya manusia yang menguasai teknologi jaringan.
    4. Adanya keterbatasan modal investasi, karena dibutuhkan biaya yang bayak untuk investasi teknologi.

            Teknologi jaringan computer memiliki sejumlah manfaat. Selain berfungsi sebagai pengintegrasi data dan pendistribusi informasi. Selengkapnya, manfaat yang diperoleh dari pembangunan jaringan computer dalam perusahaan / PT adalah :

    1. Berbagi paket peralatan dan sumber daya jaringan computer memungkinkan beberapa computer untuk saling memanfaatkan peralatan dan sumber daya yang ada.
    2. Integrasi data, untuk pengambilan keputusan.
    3. Komunikasi, menghubungkan pemakai satu dengan yang lainnya.
    4. Distributed processing, mencengah ketergantungan computer pusat.
    5. Keteraturan aliran informasi, data yang telah diolah menjadi informasi harus didistribusikan kepada orang – orang / departemen yang membutuhkan.
    6. Keamanan data, melakukan perlindungan pada data penting, supaya tidak terkena virus Perlindungan data yang terpusat pada server.
    7. Koneksitivitas pada berbagai jenis – jenis dan merk computer memungkinkan terjadi komunikasi pada berbagai jenis computer.

    Jenis – jenis jaringan computer.
            Berdasarkan luas area jaringan computer. Jaringan computer dapat digunakan baik di PT, perusahaan, dll. Dewasa ini dapat dikelompokkan berdasarkan area yang dapat dijangkau dan dilayani dari luas area tersebut. Penggunaan peralatan – peralatan dalam jaringan komputer ini digunakan untuk :

    1. Server.
    2. Bridge.
    3. Gateaway.
    4. Hub.
    5. Repeater.
    6. Router.

    Penjelasan:

    1. Server.
              Secara umum server adalah sebuah komputer yang berisi program baik secara sistem operasi maupun program aplikasi yang menyediakan pelayanan kepada komputer atau program lain yang sama ataupun berbeda. Komputer server adalah komputer yang biasanya dikhususkan untuk penyimpanan data yang akan digunakan bersama, atau sebagai basis data. selain itu, jika menggunakan system operasi berbasis network (Network Operating System) maka komputer server berisi informasi daftar user yang diperbolehkan masuk server tersebut, berikut otoritasnya yang dapat di – manage oleh supervisor atau administrator. Dalam model programming client/server, server adalah program yang menunggu dan memenuhi permintaan dari client program yang sama atau berbeda.
              Jenis server paling banyak digunakan adalah Disk Server, File Server, Printer Server, dan Terminal Server.

      1. Disk Server.
        Disk Server digunakan untuk menyediakan fasilitas pengaksessan ke hard disk. Server ini bersifat tranasparan terhadap user sehingga setiap pengguna merasa sedang mengakses hard disknya masing – masing. File dan program yang tersimpan di dalam hard disk dapat diakses oleh setiap user seolah – olah file dan program tersebut berada dalam hard disk sendiri.
      2. File Server.
        File Server menyediakan pelayanan mirip dengan disk server tetapi juga mengelola disk local setiap komputer. File server bekerja berdasar software disk held yang mengelola file – file yang disimpan dan memungkinkan beberapa atau seluruh data yang tersimpan untuk dimanfaatkan oleh sejumlah user yang berbeda.
      3. Terminal Server.
        Terminal Server bertindak seperti sebuah multiplexer yang memungkinkan sejumlah komputer kecil, atau terminal – terminal yang lain. Untuk mengakses ke sebuah titik LAN yang sama. Terminal Server dapat digunakan untuk menyediakan akses ke komputer pusat untuk sejumlah terminal dengan menggunakan biaya yang rendah.
    2. Bridge.
              Perangkat yang dipergunakan untuk menghubungkan beberapa buah segmen jaringan komputer(LAN) yang sama ataupun berbeda, misalnya jaringan ETHERNET dengan TOKEN RING, lebih cepat daripada ROUTER dan lebih anda;, karena paket yang didapat akan langsung dikirimkan ke alamat yang dituju tanpa ada proses penganalisaan/pengecekan dan tanpa ada routing kembali.
              Dengan bridge dapat memperluas jaringan LAN, sehingga semua segmen yang saling berhubungan satu sama lainnya menjadi bagian dari LAN yang lebih besar.
    3. Gateaway.
              Device gateaway berfungsi untuk menghubungkan jaringan yang memiliki arsitektur dan lingkungan yang berbeda. Gateaway akan membungkus dan mengubah data dari lingkungan satu ke lingkungan lain, agar kedua lingkungan yang mememiliki format berbeda dapat saling berinteraksi atau berkomunikasi. Sebuah gateaway digunakan untuk menghubungkan dua system yang memiliki perbedaan dalam hal :

      • Protokol komunikasi
      • Format struktur data
      • Bahasa
      • Arsitektur

              Gateaway dapat menghubungkan jaringan yang beragam. Sebagai contoh, Microsoft Windows NT Server dengan SNA (System Network Arcitecture milik IBM). Gateaway mengubah format data sehingga kedua jenis jaringan tersebut dapat saling berkomunukasi.

              Untuk memproses data, gateaway akan membongkar data yang diterimanya hingga layer yang paling atas (application layer). Data yang akan dikeluarkan dari gateaway akan dibungkus mulai dari layer yang paling atas juga.

    4. Hub.
              Hub merupakan sebuah device yang bekerja di layar 1 dari model referensi OSI, yang berfungsi sebagai titik pusat yang menghubungkan ke semua komputer untuk membentuk sebuah jaringan. Device ini biasanya digunakan pada topologi star.
      Terdapat tiga jenis hub :

      1. Passive hub.
        Jenis ini tidak membutuhkan power listrik tambahan, hanya berfungsi menghubungkan jalur secara fisik dan melewatkan sinyal saja, tidak melakukan proses penguatan sinyal.
      2. Active hub.
        Jenis ini membutuhkan power listrik tambahan. Di samping berfungsi untuk menghubungkan jalur secara fisik dan melewatkan sinyal, device ini juga dapat memperkuat sinyal yang akan dilewatkan ke jalur lain.
    5. Repeater.
              Repeater digunakan untuk memperkuat sinyal digital dengan transmisi metode baseband. Ketika repeater menerima sinyal, repeater akan memperkuat sinyal dan melewatkan sinyal tersebut ke segment berikutnya.
              Repeater bekerja di physical layer dari model referensi OSI. Dapat digunakan untuk menghubungkan antar segment walaupun kedua segment yang hendak dihubungkan berbeda media asalkan memiliki metode akses yang sama. Repeater tidak dapat menghubungkan sebuah segment yang menggunakanmetode akses CSMA/CD dengan segment yang menggunakan metode akses token passing.
    6. Router.
              Device ini bekerja di layer 3 (Network Layer) dari model referensi OSI. Device ini lebih pintar disbanding dengan device – device sebelumnya. Tugas utamanya adalah melewatkan data antarsegment yang memiliki alamat network yang berbeda.
              Selain itu device ini juga memiliki kemampuan untuk mengelola collision domain seperti halnya device switch. Terdapat tambahan lagi, yakni dalam hal pengelolaan broadcast domain. Adapun yang dimaksud dengan broadcast domain adalah suatu kelompok jaringan komputer ketika terjadi pengiriman data yang dilakukan secara broadcast oleh sebuah komputer maka seluruh komputer yang terdapat dalam satu kelompok broadcast domain akan menerima dan memproses data tersebut hingga application layer. Device router berfungsi untuk memisahkan broadcast domain dan akan menahan pengiriman data yang ebrsifat local broadcast (alamat tujuannya 255.255.255.255).
              Tugas utama router adalah menghubungkan segment yang memiliki alamat network yang berbeda. Hal tersebut dapat dilakukan karena router memiliki table routing yang berisi informasi alamat tujuan, jarak menuju network tujuan yang diimplementasikan dengan istilah metric dan juga interface yang terhubung dengan network tujuan. Table routing digunakan untuk menentukan jalur yang akan digunakan untuk melewatkan data ke network tujuan. Router akan memilih jalur berdasarkan informasi metric yang terdapat di table routing. Metric yang terkecil diasumsikan sebagai jarak terpendek. Jalur yang memiliki metric terkecil akan digunakan untuk melewatkan data.
              Table routing dikelola dengan cara static route atau dynamic route :

      1. Static route berarti proses pengisian table routing dilakukan secara manual oleh administrator (orang yang mengelola system jaringan).
      2. Dynamic route berarti proses pengisian table routing dikelola oleh routing protocol. Beberapa jenis routing protocol yang biasa digunakan untuk mengelola table routing di antaranya adalah RIP, IGRP, OSPF, BGP dan lain – lain.

              Sedangkan data yang dilewatkan melalui router dikelola oleh routed protocol. Beberapa routed protocol yang digunakan untuk mengelola data di antaranya adalah IP, IPX, DDP, dan lain – lain.
              Sedangkan protocol – protocol yang mengelola data dan tidak dapat melewati router, di antaranya adalah LAT (Local Area Transport, sebuah protocol dari DEC) dan protocol NetBUI dari Microsoft.

    Jaringan komputer tersebut dapat digolongkan menjadi 4 jenis, yaitu :

    1. LAN (Local area Network).
    2. Interconnection Network.
    3. MAN (Metropolitan Area Network).
    4. WAN (Wide Area Network).

    Penjelasan :

    1. LAN.
              Merupakan jaringan lokal di dalam suatu gedung atau kampus yang berukuran radius 2 – 5 km, tergantung jenis kabel yang digunakan untuk menghubungkannya. LAN ini sering kali digunakan untuk menghubungkan komputer – komputer pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan atau perguruan tinggi untuk memakai resource system berupa printer, scanner dan lain – lain dan saling bertukar informasi. Contohnya jaringan LAN adalah
    2. Interconnection Network.
              Adalah gabungan dari jaringan local antara LAN 1 dengan LAN 2 jaraknya sekitar 10 km.

    3. MAN.
              Pada dasarnya MAN merupakan versi LAN yang berukuran sangat besar jaraknya sangat jauh dan biasanya memakai teknologi LAN yang jaraknya antara 5 – 10 km.

    4. WAN.
              Adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah Negara dan benua. Pada sebagian besar komponen WAN yang dipakai dalam komunikasi biasanya terdiri dari dua komponen yaitu kabel transmisi dan elemen switching. WAN ini jaringan yang sangat luas mencakup dunia. Contohnya internet, email dan lain – lain.

Link Download Artikel Dasar Ilmu Komputer Lengkap Klik Link berikut >>> DASAR ILMU KOMPUTER <<<

Leave a comment

Filed under Dasar ILmu Komputer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s