Organisasi dan Arsitektur Komputer

  1. Organisasi Komputer.
             Pada dasarnya organisasi komputer berkaitan dengan arsitektur komputer. Sedangkan arsitektur komputer berkaitan dengan atribut – atribut sebuah sistem yang tampak bagi seseorang pemrogram atau dapat dikatakan berkaitan dengan atribut – atribut yang memiliki dampak langsung pada eksekusi logis pada sebuah program komputer.
             Organisasi komputer berkaitan dengan unit – unit operasional dan inter koneksinya yang merealisasikan spesifikasi arsitektual. Contoh atribut arsitektural adalah sebagai berikut :

    1. Set intruksi.
    2. Jumlah bit yang digunakan untuk mempersentasikan bermacam – macam jenis data (misalnya : bilangan, karakter).
    3. Mekanisme I/O.
    4. Tehnik – tehnik penyelamatan memori.

             Sedangkan atribut – atribut organisasi nasional meliputi rincian hardware yang dapat diketahui oleh pemrograman, seperti signal – signal control, interface komputer, dan peripheral juga teknologi memori yang digunakan.
             Bentuk organisasi komputer yang paling sederhana atau minimum dapat digambarkan sebagai berikut :

             Struktur organisasi sistem komputer yang dikembangkan dapat digambarkan sebagai berikut :

             Arsitektur Komputer dapat digambarkan sebagai berikut.

             Adress dekoder, untuk memberikan alamat kepada masing – masing komponen supaya tidak tubrukan.

  2. Cara Kerja Komputer
             Setiap komputer mempunyai kegiatan yang semuanya tertulis dalam program dan terseimpan dalam memori. Program terdiri dari deretan intruksi – intruksi yang dieksekusi secara berurutan atau sekuensial. Intruksi – intruksi dalam program ini berupa kode – kode yang berupa perintah – perintah yang harus dilaksanakan oleh control unit atau CU. Dan oper – operan yang diperlukan oleh intruksi tersebut. Kegiatan dasar yang dilakukan oleh control unit suatu komputer adalah :

    1. Ambil intruksi berikutnya.
    2. Tentukan apa yang harus dilakukan.
    3. Ambil operan yang diperlukan.
    4. Selesaikan operasi.

             Kegiatan 1 dan 2, disebut Fetch Cycle (daur intruksi dari memori utama) dan decoding. Sedangkan 2 kegiatan berikutnya 3 dan 4, disebut Execute Cycle (daur eksekusi).

  3. Pengolahan Data Elektronik
             Kegiatan suatu pengolahan data elektronik terdiri dari fungsi yang satu dengan yang lainnya berikat. Pada dasarnya kegiatan pengolahan data elektronik terdiri dari :

    1. Pembangunan sistem komputerisasi.
    2. Implementasi sistem hukum komputerisasi.
    3. Bantuan tehnik.
    4. Administrasi dan manajemen.

    Penjelasan :

    1. Pembangunan sistem komputerisasi.
               Pembangunan suatu sistem aplikasi mengikuti prosedur – prosedur yang secara garis besar terdiri dari kegiatan – kegiatan yang sebagai berikut :

      1. Analisa sistem, yaitu penganalisa masalah, kebutuhan dan sumber data. perencanaan tehnik pengolahan data yang akan digunakan, analisa peralatan dan penentuan informasi – indormasi yang dikehendaki.
      2. Desain sistem, yaitu desain yang terperinci dan penyusunan spesifikasi pengolahan termasuk input data, ouput, serta lainnya. yang diperlukan bagi programmer untuk penyusunan intruksi bagi komputer.
      3. Programming, yaitu aktivitas penyusunan intruksi untuk komputer sebagai pengalihan spesifikasi pengolahan, termasuk testing intruksi komputer.
      4. Test sistem, yaitu untuk menentukan apakah sistem komputerisasi yang dibuat atau disusun siap diimplementasikan, maka perlu dilakukan suatu tes bagi seluruh aspek yang menyangkut sistem tersebut, seperti pengolahan dengan peralatan komputer, penerapan prosedurnya dan sekaligus mengukur kemampuan – kemampuan dari pada tenaga pelaksananya.
    2. Implementasi sistem komputerisasi.
               Penerapan sistem baru atau implementasi baru masih memerlukan tahapan pelaksanaan, agar implementasi yang dimaksud sebagai berikut :

      1. Pemantapan sistem, sebelum sistem yang baru diterapkan masih perlu dilakukan beberapa aktivitas yang sejogyanya penting sebagai dasar pelaksanaan operasi sistem yang baru. Yang termasuk dalam aktivitas tersebut adalah :
        1. Penyusunan prosedur yang mantap.
        2. Pengaturan jadwal pelaksanaan.
        3. Pembuatan formulir – formulir.
        4. Penyempurnaan dokumentasi.
        5. Latihan penyerapan tenaga oleh pelaksana.
        6. Penyusunan atau pembangunan file baru.
      2. Evaluasi sistem, evaluasi dari pada sistem yang baru perlu dilakukan dengan cara operasi parallel dengan sistem yang sedang berjalan atau sistem yang lama. Evaluasi yang dilakukan berkisar pada :
        1. Waktu pengolahan.
        2. Efektivitas.
        3. Efisiensi.
        4. Biaya.
        5. Kesalahan yang mungkin timbul.
        6. Kemampuan peralatan.
        7. Data atau informasi control.
      3. Penerapan sistem komputerisasi, penerapan suatu sistem baru, hal – hal yang diperlukan dalam penerapan sistem baru adalah :
        1. Penentuan jadwal pengolahan dan sistem pengontrolan.
        2. Penyusunan prosedur pelaksanaan peralatan yang digunakan, seperti mesin – mesin untuk perekaman data, terminal, input – ouput device lainnya.
        3. Pemeliharaan tape dan disk library.
        4. Pemeliharaan dokumentasi.
        5. Pemeliharaan supplies yang digunakan.
        6. Pengawasan terhadap intruksi.
    3. Bantuan tehnik.
               Yang termasuk bantuan tehnik pengolahan data elektronik – elektronik adalah :

      1. Penyusunan standar pengolahan data, seperti formulir – formulir dan prosedur – prosedur lainnya.
      2. Bantuan pemakai atau pemanfaat sistem informasi, seperti petunjuk – petunjuk pelaksanaan, penerapan – penerapan manfaat komputerisasi dan lain – lain.
      3. Penerapan tehnik – tehnik baru dalam hal ini software atau sistem programming untuk komputer.
      4. Modifikasi – modifikasi yang perlu dilakukan terhadap sistem.
      5. Pemeliharaan peralatan komputer dan lain – lain.
    4. Administrasi dan manajemen.
               Suatu pengolahan data elektonik mencakup banyak fungsi, seperti super visi, administrasi dari setiap kegiatan operasional, termasuk bidang kepegawaian, keuangan dan lain – lain, yang termasuk pada fungsi – fungsi administrasi dan manajemen adalah :

      1. Super visi, yaitu penanganan suatu pengolahan data elektronik harus secara kontinyu diikuti pelaksananya seperti dalam hal penilaian proses kegiatanpengulangan dan penilaian terhadap tenaga pelaksana – pelaksana.
      2. Perencanaan, yaitu estimasi perencanaan dan kebutuhan baik data, informasi maupun peralatan hingga peningkatan sistem perlu dilakukan yang diperinci dalam rencana – rencana jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Termasuk di dalam perencanaan ini adalah kebutuhan tenaga ahli dan pelaksana pendidikannya dan peningkatan penggunaan peralatan komputer.
      3. Pengamanan, yaitu pengamanan terhadap peralatan komputer perlu dilakukan juga terhadap tenaga – tenaga pelaksana dalam hal :
        1. Kebanjiran.
        2. Kebakaran.
        3. Kerusakan.
        4. Ruangan komputer.
        5. Fasilitas penyimpanan data file atau back up.
        6. Tenaga – tenaga pelaksana perlu dilakukan asuransi.

        Yang penting bahwa manajemen pengolahan data elektronik, hendaknya menjaga agar kemungkinan dihindarkan dari :

        1. Faktor – faktor penunjang, misalnya gedung, ruangan, listrik, dan lain – lain.
        2. Peralatan komputer.
        3. Penggunaan software.
        4. Tenaga – tenaga pelaksana.
      4. Kepegawaian, fungsi kepegawaian adalah bagian penting dalam pengolahan data elektronik. Yang termasuk fungsi pimpinan dalam hal kepegawaian pengolahan data elektronik, antara lain :
        1. Penentuan posisi, penyiapan deskripsi pekerjaan, penentuan gaji setiap posisi.
        2. Seleksi dan penempatan.
        3. Pendidikan dan pengembangan karir.
        4. Evaluasi kemampuan.
        5. Administrasi kepegawaian.
        6. Lain – lain.
      5. Keuangan, untuk bidang keuangan termasuk pemeliharaan catatan – catatan yaitu biaya, anggaran, pemasukan, pengeluaran, dan hal – hal lain yang termasuk fungsi manajemen dalam hal keuangan.
      6. Administrasi, yang termasuk dalam bidang administrasi adalah :
        1. Bidang klerikal.
        2. Penata usahaan.
        3. Umum (penyediaan fasilitas – fasilitas lainnya).
        4. Dan lain – lain.

Link Download Artikel Dasar Ilmu Komputer Lengkap Klik Link berikut >>> DASAR ILMU KOMPUTER <<<

Leave a comment

Filed under Dasar ILmu Komputer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s